{"id":883,"date":"2025-03-29T04:01:57","date_gmt":"2025-03-28T21:01:57","guid":{"rendered":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/?p=883"},"modified":"2025-04-02T06:54:20","modified_gmt":"2025-04-01T23:54:20","slug":"deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/","title":{"rendered":"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat dua sudut pandang yang sangat berbeda dalam mengenal dan memahami apa itu &#8220;<em>Deep Learning<\/em>&#8220;. yaitu <em>Deep Learning<\/em> dalam konteks &#8220;<em>machine learning<\/em>&#8221; (mesin pembelajaran), dan <em>Deep Learning<\/em> dalam konteks pendidikan. <strong>Deep learning<\/strong> pada <em>machine learning<\/em>, terinspirasi oleh struktur dan fungsi otak manusia, khususnya jaringan saraf. Dalam <em>deep learning<\/em>, algoritma kompleks yang disebut jaringan saraf tiruan (<em>artificial neural networks<\/em>) digunakan untuk menganalisis data dalam jumlah besar dan menemukan pola yang sangat kompleks. Pada prinsipnya <em>Deep learning<\/em> dalam konteks &#8220;<em>machine learning<\/em>&#8221; adalah pengembangan dari AI (<em>Artificial Intellegence<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Deep learning<\/strong> dalam konteks pendidikan merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam terhadap suatu materi. Berbeda dengan pembelajaran konvensional yang lebih fokus pada menghafal fakta, <em>deep learning<\/em> mendorong siswa untuk:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Menghubungkan konsep<\/strong>: Memahami bagaimana berbagai konsep saling terkait dan membentuk suatu pemahaman yang utuh;<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Berpikir kritis<\/strong>: Menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan menarik kesimpulan yang logis;<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memecahkan masalah<\/strong>: Menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengatasi tantangan yang kompleks;<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menciptakan sesuatu<\/strong>: Mengaplikasikan pemahaman untuk menghasilkan karya atau ide-ide baru.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan pembelajaran <em>Deep Learning<\/em> sangat penting dan relevan untuk kebutuhan pendidikan saat ini. <strong>Pertama<\/strong>,&nbsp; Pemahaman yang lebih bermakna: Siswa tidak hanya mengingat fakta, tetapi juga memahami mengapa fakta tersebut penting dan bagaimana ia dapat diterapkan. <strong>Kedua<\/strong>, Keterampilan berpikir tingkat tinggi: <em>Deep learning<\/em> mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif yang sangat dibutuhkan di dunia yang terus berubah. <strong>Ketiga<\/strong>, Motivasi belajar yang lebih tinggi: Ketika siswa merasa bahwa mereka benar-benar memahami suatu materi, mereka akan lebih termotivasi untuk terus belajar. <strong>Ke-empat<\/strong>, Proyek berbasis masalah: Siswa diberikan masalah nyata untuk dipecahkan. Mereka harus mencari informasi, menganalisis data, dan bekerja sama untuk menemukan solusi. <strong>Kelima<\/strong>, Diskusi kelas: Guru menciptakan lingkungan yang aman bagi siswa untuk berbagi ide, mengajukan pertanyaan, dan menantang pemikiran satu sama lain. <strong>Ke-enam<\/strong>. Pembelajaran berbasis penyelidikan: Siswa secara aktif terlibat dalam proses penemuan pengetahuan melalui eksperimen, observasi, dan analisis data.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Deep Learning<\/em> pada intinya adalah implementasi pendekatan pembelajaran dengan memiliki 6 <em>goal<\/em> kompetensi yang disebut sebagai <strong>6 C<\/strong>, yaitu :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Character Education<\/em><\/strong> (Pendidikan Karater). Karakter mengacu pada kualitas individu untuk menjadi pribadi yang efektif di dunia yang kompleks termasuk: keberanian, keuletan, ketekunan, ketahanan, keandalan, dan kejujuran. Karakter peserta didik ini dapat kuatkan melalui pembiasaan yang positif berdasarkan nilai-nilai agama, atau norma-norma yang lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Citizenship<\/em><\/strong> (Kewarganegaraan). Berpikir seperti warga dunia, mempertimbangkan isu-isu global berdasarkan pemahaman mendalam tentang berbagai nilai dengan minat tulus untuk bekerja sama dengan orang lain guna memecahkan berbagai masalah rumit yang berdampak pada keberlanjutan manusia dan lingkungan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Collaboration<\/em><\/strong><strong> <\/strong>(Kolaborasi).\u00a0 Kolaborasi mengacu pada kapasitas untuk bekerja secara saling bergantung dan bersinergi dalam tim dengan keterampilan interpersonal dan terkait tim yang kuat termasuk manajemen dinamika tim yang efektif, membuat keputusan substantif bersama-sama, dan belajar dari dan berkontribusi pada pembelajaran orang lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Communication<\/em><\/strong> (Komunikasi). Komunikasi memerlukan penguasaan tiga kefasihan: digital, menulis, dan berbicara yang disesuaikan untuk berbagai audiens.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Creativity<\/em><\/strong> (Kreativitas). Memiliki &#8216;mata kewirausahaan&#8217; untuk peluang ekonomi dan sosial, mengajukan pertanyaan yang tepat untuk menghasilkan ide-ide baru, dan menunjukkan kepemimpinan untuk mewujudkan ide-ide tersebut dalam praktik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Critical Thinking<\/em><\/strong> (Berpikir Kritis). Mengevaluasi informasi dan argumen secara kritis, melihat pola dan hubungan, membangun pengetahuan yang bermakna dan menerapkannya di dunia nyata.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana Implementasi <strong>Deep Learning<\/strong> dalam pembelajaran?.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Merancang pertanyaan yang menantang: Ajukan pertanyaan yang mendorong siswa untuk berpikir lebih dalam dan menghubungkan konsep.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan berbagai sumber belajar: Variasikan sumber belajar, seperti buku teks, artikel jurnal, video, dan pengalaman langsung.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan umpan balik yang konstruktif: Berikan umpan balik yang spesifik dan membantu siswa memperbaiki kesalahan mereka.<\/li>\n\n\n\n<li>Menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif: Dorong siswa untuk bekerja sama dalam kelompok dan berbagi ide.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Deep Learning<\/em> adalah suatu pendekatan pembelajaran, bukan suatu model pembelajaran.&nbsp; Pendekatan pembelajaran adalah kerangka kerja atau sudut pandang yang digunakan oleh pendidik dalam merancang dan melaksanakan proses belajar-mengajar. Pendekatan ini menjadi landasan bagi pemilihan metode, strategi, dan aktivitas pembelajaran yang akan diterapkan. Karena <em>Deep Learning<\/em> adalah suatu pendekatan pembelajaran, maka dapat dibenamkan dalam beberapa model pembelajaran yang mendukung deep learning.&nbsp; Sebagai contoh model pembelajaran PBL (<em>Problem Based Learning<\/em>), model PBL memiliki 5 sintaks\/ langkah pembelajaran, bagaimana implementasi <em>Deep Learning<\/em> pada PBL?, maka dapat dapat disusun sintaks yang integratif dengan PBL sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Orientasi Siswa pada Masalah <\/strong>(<em>Tahap 1<\/em>). \u26aa Guru memperkenalkan masalah autentik yang relevan dengan mata pelajaran, kontekstual dengan masalah-masalah global yang saat ini dihadapi oleh masyarakat dunia, \u26aa Masalah dirancang untuk memicu rasa ingin tahu, daya kritis dan memotivasi siswa untuk mencari solusi, \u26aa Guru memberikan informasi awal yang diperlukan untuk memahami masalah. Informasi awal melibatkan dari banyak sumber, dan mengaitkan dengan pengetahuan awal siswa.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengorganisasi Siswa untuk Belajar<\/strong> (<em>Tahap 2<\/em>). \u26aa Siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk bekerja sama (kolaborasi) dalam memecahkan masalah, \u26aa Setiap kelompok menentukan peran dan tugas masing-masing anggota, \u26aa Guru memberikan panduan dan dukungan dalam proses pengorganisasian ini, memandu untuk mengambil keputusan substantif bersama-sama dalam kelompoknya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok<\/strong> (<em>Tahap 3<\/em>). \u26aa Siswa melakukan penyelidikan untuk mencari informasi yang relevan dengan masalah, \u26aa Guru berperan sebagai fasilitator, memberikan bimbingan dan menjawab pertanyaan siswa, \u26aa Siswa dapat menggunakan berbagai sumber belajar, seperti buku, artikel, internet, atau ahli. Pada tahap ini, tentunya siswa diberikan kebebasan untuk <em>outing class<\/em>, atau melalui sarana media virtual untuk berkomunikasi dengan ahli (narsum) terkait dengan penyelidikannya, dengan tetap berada dalam pengawasan guru\/ fasilitator.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya<\/strong> (<em>Tahap 4<\/em>). \u26aa Siswa menganalisis dan mengevaluasi informasi yang diperoleh dan mengembangkan solusi untuk masalah, \u26aa Produk atau hasil karya dapat berupa laporan tertulis, presentasi, atau produk lainnya &#8211; bentuk creativity, \u26aa Siswa mempresentasikan hasil karya mereka di depan kelas sekaligus untuk melatih keterampilan dalam berkomunikasi, dan sebagai media dalam berdiskusi untuk saling mengevaluasi dan menganalisis.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah<\/strong> (<em>Tahap 4<\/em>). \u26aa Siswa bersama-sama guru merefleksikan proses pemecahan masalah yang telah dilakukan, \u26aa Mengevaluasi keefektifan strategi yang digunakan dan hasil yang diperoleh, \u26aa Guru memberikan umpan balik untuk memperbaiki proses pembelajaran dan sekaligus memandu mengambil keputusan substantif bersama-sama.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Main Sources : <\/strong><em>Deep Learning: Engage the World Change the World.<\/em><strong> <\/strong>Michael Fullan, Joanne Quinn, Joanne McEachen (2018); <em>MOOC &#8211; Problem Based Learning.<\/em><strong> <\/strong>Mahbub Alwathoni, (2023<strong>).<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terdapat dua sudut pandang yang sangat berbeda dalam mengenal dan memahami apa itu &#8220;Deep Learning&#8220;. yaitu Deep Learning dalam konteks<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":885,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,40],"tags":[42,45,44,43],"class_list":["post-883","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-opini","tag-deep-learning","tag-era-pendidikan-abad-21","tag-pendekatan","tag-pendidikan-baru"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1-150x150.png","medium":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1-300x158.png","medium_large":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","large":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","1536x1536":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","2048x2048":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","colormag-highlighted-post":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1-392x269.png","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1-390x205.png","colormag-featured-post-small":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1-130x90.png","colormag-featured-image":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","colormag-default-news":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1-150x150.png","colormag-featured-image-large":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Admin","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea0eb64e83523895eeaf77f8ef241b64bbc25c775b221e0dc5b364cbfc10b520?s=96&d=identicon&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"17","magazineBlocksPostExcerpt":"Terdapat dua sudut pandang yang sangat berbeda dalam mengenal dan memahami apa itu &#8220;Deep Learning&#8220;. yaitu Deep Learning dalam konteks","magazineBlocksPostCategories":["News","Opini Guru"],"magazineBlocksPostViewCount":2273,"magazineBlocksPostReadTime":5,"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png",512,269,false],"medium":["https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1-300x158.png",300,158,true],"thumbnail":["https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1-150x150.png",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Admin","author_link":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/author\/mahboeb\/"},"magazine_blocks_comment":17,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea0eb64e83523895eeaf77f8ef241b64bbc25c775b221e0dc5b364cbfc10b520?s=96&d=identicon&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a> <a href=\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/category\/opini\/\" rel=\"category tag\">Opini Guru<\/a>","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan - MAN 2 GROBOGAN<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan - MAN 2 GROBOGAN\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terdapat dua sudut pandang yang sangat berbeda dalam mengenal dan memahami apa itu &#8220;Deep Learning&#8220;. yaitu Deep Learning dalam konteks\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"MAN 2 GROBOGAN\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/mandagro2019\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-28T21:01:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-01T23:54:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"512\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"269\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/person\/71ba5e0def19110a319f9a80aa23fdc7\"},\"headline\":\"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan\",\"datePublished\":\"2025-03-28T21:01:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-01T23:54:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/\"},\"wordCount\":971,\"commentCount\":17,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png\",\"keywords\":[\"Deep Learning\",\"Era Pendidikan Abad 21\",\"Pendekatan\",\"Pendidikan Baru\"],\"articleSection\":[\"News\",\"Opini Guru\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/\",\"url\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/\",\"name\":\"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan - MAN 2 GROBOGAN\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png\",\"datePublished\":\"2025-03-28T21:01:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-01T23:54:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png\",\"width\":512,\"height\":269},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/\",\"name\":\"MAN 2 GROBOGAN\",\"description\":\"Madrasah Aliyah Negeri 2 Grobogan Provinsi Jawa Tengah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#organization\",\"name\":\"MAN 2 GROBOGAN\",\"url\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cropped-logo2-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cropped-logo2-1.png\",\"width\":1150,\"height\":1150,\"caption\":\"MAN 2 GROBOGAN\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/mandagro2019\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/person\/71ba5e0def19110a319f9a80aa23fdc7\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea0eb64e83523895eeaf77f8ef241b64bbc25c775b221e0dc5b364cbfc10b520?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea0eb64e83523895eeaf77f8ef241b64bbc25c775b221e0dc5b364cbfc10b520?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\"],\"url\":\"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/author\/mahboeb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan - MAN 2 GROBOGAN","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan - MAN 2 GROBOGAN","og_description":"Terdapat dua sudut pandang yang sangat berbeda dalam mengenal dan memahami apa itu &#8220;Deep Learning&#8220;. yaitu Deep Learning dalam konteks","og_url":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/","og_site_name":"MAN 2 GROBOGAN","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/mandagro2019","article_published_time":"2025-03-28T21:01:57+00:00","article_modified_time":"2025-04-01T23:54:20+00:00","og_image":[{"width":512,"height":269,"url":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","type":"image\/png"}],"author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/"},"author":{"name":"Admin","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/person\/71ba5e0def19110a319f9a80aa23fdc7"},"headline":"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan","datePublished":"2025-03-28T21:01:57+00:00","dateModified":"2025-04-01T23:54:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/"},"wordCount":971,"commentCount":17,"publisher":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","keywords":["Deep Learning","Era Pendidikan Abad 21","Pendekatan","Pendidikan Baru"],"articleSection":["News","Opini Guru"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/","url":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/","name":"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan - MAN 2 GROBOGAN","isPartOf":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","datePublished":"2025-03-28T21:01:57+00:00","dateModified":"2025-04-01T23:54:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#primaryimage","url":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","contentUrl":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Deep-Learning-Cover1.png","width":512,"height":269},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/2025\/03\/29\/deep-learning-dan-pedagogi-baru-pada-dunia-pendidikan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Deep Learning Dan Pedagogi Baru Pada Dunia Pendidikan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#website","url":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/","name":"MAN 2 GROBOGAN","description":"Madrasah Aliyah Negeri 2 Grobogan Provinsi Jawa Tengah","publisher":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#organization","name":"MAN 2 GROBOGAN","url":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cropped-logo2-1.png","contentUrl":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cropped-logo2-1.png","width":1150,"height":1150,"caption":"MAN 2 GROBOGAN"},"image":{"@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/mandagro2019"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/person\/71ba5e0def19110a319f9a80aa23fdc7","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea0eb64e83523895eeaf77f8ef241b64bbc25c775b221e0dc5b364cbfc10b520?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea0eb64e83523895eeaf77f8ef241b64bbc25c775b221e0dc5b364cbfc10b520?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Admin"},"sameAs":["https:\/\/man2-grobogan.sch.id"],"url":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/author\/mahboeb\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=883"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/883\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":884,"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/883\/revisions\/884"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/man2-grobogan.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}